Surat Perpisahan dan Arahan Pimpinan Redaksi

 

Entikong, Kalbar – Meninggalkan Kalimantan Barat tentu menyisakan kesan mendalam di hati, terutama kehangatan dan kebersamaan yang terjalin bersama masyarakat di wilayah perbatasan seperti Kecamatan Entikong. Semangat gotong royong serta kebiasaan saling berbagi informasi di kawasan yang sibuk ini menjadi kenangan berharga yang sulit untuk dilupakan. Semoga tali silaturahmi dengan para sahabat di sini tetap terjaga dengan baik; meski nantinya berada di tempat yang jauh, hubungan komunikasi dan persahabatan tetap dapat terpelihara.

 

Perpisahan dengan daerah yang penuh makna ini, serta dengan seluruh rekan dan sahabat di Entikong, tentu membawa rasa haru yang mendalam. Kehangatan sikap, rasa saling peduli, dan kebersamaan yang tumbuh di wilayah perbatasan telah membentuk ikatan persaudaraan yang kuat dan membekas dalam ingatan.

 

Dalam kesempatan ini, Pimpinan Redaksi juga menyampaikan arahan penting bagi seluruh jajaran Media Online Pena Mitra Bhayangkara.com. Menjaga integritas lembaga dan terus meningkatkan kualitas jurnalisme di Kalimantan Barat dapat diwujudkan melalui penguatan profesionalisme kerja, penerapan teknologi terkini, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

 

Para wartawan diharapkan senantiasa menjaga sikap profesional, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan era digital. Kecepatan dalam menyampaikan informasi harus selalu diimbangi dengan proses verifikasi data yang akurat, agar terhindar dari penyebaran berita bohong serta tetap memelihara kepercayaan masyarakat.

 

“Seluruh jurnalis wajib menjunjung tinggi integritas, mematuhi Kode Etik Jurnalistik, serta menjaga nama baik institusi dengan menyajikan pemberitaan yang objektif, akurat, dan berimbang. Itulah harapan kami,” tegas Pimpinan Redaksi.

 

Sebagai penutup, disampaikan pula bahwa perpisahan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sekadar jeda dalam perjalanan. Setiap pertemuan yang terjadi selama ini telah memberikan makna dan warna tersendiri. Justru lewat perpisahan, kita diajak untuk lebih menghargai arti kebersamaan yang telah terjalin.

 

“To my brother on the other end, thank you for all the time, prayers and support that you never stop giving. Distance never fades our brotherhood, remember the friendship should not be broken.”

 

Dahlan Sapa.,”

Related posts