SANGATTA – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polres Kutai Timur (Kutim) untuk memaparkan berbagai capaian yang telah diraih dalam mendukung program prioritas nasional. Salah satu yang paling menonjol adalah keberhasilan Polres Kutim dalam sektor ketahanan pangan hingga meraih penghargaan tingkat nasional.
Hal itu disampaikan Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto saat memberikan sambutan pada acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 bertema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu (1/7/2026).
Dalam sambutannya, AKBP Fauzan mengungkapkan Polres Kutim berhasil meraih Juara III Nasional kategori Inovasi Ketahanan Pangan Pascapanen, penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kapolri sebagai bentuk apresiasi atas dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden di bidang swasembada pangan.
“Alhamdulillah Polres Kutai Timur meraih penghargaan tingkat nasional kategori inovasi ketahanan pangan pascapanen. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, bukan hanya di bidang keamanan tetapi juga dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara Polres Kutai Timur dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, pemerintah daerah, perusahaan pertambangan dan perkebunan, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Melalui konsep Pentahelix Industrial Farming yang digagas Polda Kalimantan Timur, Polres Kutim mengoptimalkan lahan produktif, lahan eks tambang, hingga perkebunan sawit untuk mendukung penanaman jagung sebagai salah satu komoditas strategis nasional. Hingga pertengahan tahun 2026, Polres Kutai Timur bersama 18 kelompok tani binaan telah mengembangkan lahan jagung seluas 186,97 hektare.
“Dari hasil panen tersebut, sebanyak 63,496 ton jagung pipil berhasil dikirim ke Bulog Samarinda selama periode Januari hingga Juni 2026. Capaian itu menempatkan Kabupaten Kutai Timur sebagai daerah dengan pengiriman jagung pipil terbanyak ke Bulog dibandingkan kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolres memaparkan tidak hanya mendorong peningkatan produksi, Polres Kutai Timur juga menyalurkan 20 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani, memberikan pendampingan teknis mulai dari proses budidaya hingga pascapanen, serta membangun kerja sama lintas sektor agar hasil panen petani terserap sesuai harga pemerintah.
Selain program ketahanan pangan, Polres Kutim juga telah mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis. Fasilitas tersebut melayani 1.538 penerima manfaat, terdiri atas siswa tingkat TK dan SD, balita posyandu, serta tenaga pendidik.
Fauzan menegaskan peran Polri saat ini tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung berbagai program strategis pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Stabilitas keamanan merupakan syarat utama pembangunan. Karena itu Polres Kutai Timur akan terus berkolaborasi mendukung program pemerintah, termasuk mewujudkan ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional,” tegasnya.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Menurutnya, capaian Polres Kutim dalam mendukung ketahanan pangan menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah sekaligus bukti nyata sinergi antara Polri dan pemerintah dalam membangun daerah.
“Polres Kutai Timur telah menunjukkan kontribusi nyata melalui program ketahanan pangan, khususnya penanaman jagung hingga mampu mengirim hasil panen ke Bulog Samarinda. Ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi dan menjadi kebanggaan masyarakat Kutai Timur,” ujar Bupati Ardiansyah.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun selama ini terus dipertahankan sehingga mampu memperkuat pembangunan daerah sekaligus mendukung terwujudnya program nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Teruslah menjadi Polri yang hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan, mengawal pembangunan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kutai Timur. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur akan terus mendukung sinergi yang telah terbangun dengan sangat baik ini,” tutupnya.
KA. Biro Kab. Kutai Timur Muhammad Amir.”
