Sinergi Polri dan Petani: Bhabinkamtibmas Brigpol Goliat Ikut Menanam di Lahan 3 Hektar Desa Kedama

 

Polsek Kuala Behe – Polres Landak – Polda Kalbar ~Di tengah hamparan lahan yang masih menyisakan jejak arang bekas kebakaran, semangat baru untuk ketahanan pangan tumbuh subur. Pada hari ini, Kamis (11/6/2026), pukul 11.00 WIB, sebuah gerakan nyata mendukung swasembada jagung nasional kembali digaungkan di Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak.

 

Kegiatan penanaman jagung kuartal II tahun 2026 ini berlangsung di atas lahan seluas 3 hektar milik Bapak Linyo, Kadus Mamo. Tak tanggung-tanggung, varietas unggul Hinrida NK 6172 sebanyak 25 kg benih ditebarkan dengan penuh harap, menandai optimisme petani lokal meski berada di lahan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat api.

 

Suasana gotong royong terasa kental dalam kegiatan ini. Hadir mendampingi langsung adalah Bhabinkamtibmas Brigpol Goliat Fran Alipa, yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan tetapi juga aktif turun ke lapangan bersama pemilik lahan, Bapak Linyo. Kehadiran aparat kepolisian di tengah proses tanam menjadi simbol dukungan penuh Polri terhadap program ketahanan pangan pemerintah.

 

Dalam pantauan di lokasi, terlihat dua sosok yang bekerja bahu membahu di atas tanah hitam berjelaga. Salah satunya menggunakan tongkat kayu sebagai alat bantu tanam tradisional, sementara rekannya membungkuk hati-hati memasukkan bibit ke dalam lubang tanah dengan ember kuning di tangan. Pemandangan ini menggambarkan ketangguhan petani Landak yang tak patah arang oleh kondisi lahan, justru menjadikannya ladang harapan baru.

 

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Kuala Behe IPTU Handoko Warih, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif penanaman di lahan seluas 3 hektar ini. “Kegiatan ini bukan sekadar menanam jagung, tetapi merupakan wujud ketahanan dan resilience masyarakat kita. Meskipun lahannya pernah terbakar, semangat Bapak Linyo dan warga Desa Kedama untuk tetap produktif demi swasembada jagung patut diapresiasi,” ujar Kapolsek Handoko dalam keterangan terpisah.

 

Ia menambahkan bahwa Polsek Kuala Behe akan terus bersinergi dengan para petani dan tokoh masyarakat untuk memastikan setiap musim tanam berjalan aman dan sukses. “Kami berkomitmen mendampingi petani dari masa tanam hingga panen, karena kedaulatan pangan dimulai dari desa-desa seperti Kedama,” tegasnya.

 

Harapan dari Pemilik Lahan

Bapak Linyo, selaku pemilik lahan dan Kadus Mamo, mengungkapkan rasa syukur dan tekad bulatnya. Bagi beliau, lahan bekas kebakaran ini bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari pemulihan ekonomi keluarga dan desa.

 

“Meski tanahnya hitam dan gersang pasca kebakaran, saya yakin jagung jenis Hinrida NK 6172 ini bisa tumbuh baik. Dengan bantuan dan pendampingan dari Pak Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, kami merasa lebih percaya diri. Target kami bukan hanya memenuhi kebutuhan sendiri, tapi berkontribusi pada swasembada jagung Kabupaten Landak,” ungkap Linyo dengan wajah berseri di sela-sela kesibukannya menanam.

 

KA, Biro Kab Landak Basirun.,”

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *