Poso – Upaya menjaga kelestarian kawasan hutan Taman Nasional Lore Lindu terus diperkuat melalui sinergi lintas sektoral. Kamis (7/5/2026), jajaran Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL) bersama unsur Forkopimcam Lore Utara, TNI, Polri, dan aparat desa melaksanakan patroli pengamanan kawasan serta aksi penanaman pohon di wilayah Dongi-dongi, Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WITA dengan apel persiapan di kawasan Telaga Tambing yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Wilayah II BBTNLL, Dr. Yulianto. Apel tersebut menjadi tanda dimulainya operasi gabungan dalam rangka pencegahan perambahan hutan ilegal sekaligus rehabilitasi lahan kritis di kawasan konservasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lore Utara Ferdiyanto Tarakolo, S.Pt., M.Si., Kapolsek Lore Utara Iptu Jefri Hendrik Tania, SKM., M.H., perwakilan Danramil 1307-10/Napu Serka Box Editon, Koordinator Polisi Kehutanan BBTNLL Syukur Asa, S.Hut., M.P., para kepala seksi wilayah BBTNLL, serta perangkat Desa Persiapan Dongi-dongi. Sebanyak 16 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polri, Polisi Kehutanan, dan aparat desa diterjunkan langsung ke lokasi patroli.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan perambahan. Petugas memberikan imbauan dan peringatan secara persuasif kepada warga yang diduga melakukan aktivitas pembukaan lahan di dalam kawasan taman nasional. Sebagai bentuk pemulihan lingkungan, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon di area bekas perambahan serta pemasangan papan peringatan resmi kawasan konservasi.
Kapolsek Lore Utara Iptu Jefri Hendrik Tania menegaskan komitmen Polri dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan penegakan hukum di kawasan hutan lindung.
“Kawasan Taman Nasional Lore Lindu merupakan aset penting dan warisan alam yang harus dijaga bersama. Polsek Lore Utara bersama BBTNLL, TNI, dan pemerintah daerah berkomitmen untuk mencegah kerusakan hutan serta menindak aktivitas ilegal yang dapat mengancam kelestarian lingkungan,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan humanis tetap dikedepankan dalam setiap pelaksanaan patroli di lapangan.
“Kami mengutamakan langkah persuasif melalui pendekatan dialogis kepada masyarakat. Harapannya, warga dapat memahami pentingnya menjaga kawasan hutan dan beralih pada aktivitas yang lebih ramah lingkungan,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai sekitar pukul 11.30 WITA. Meski demikian, aparat tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat isu perambahan hutan memiliki tingkat sensitivitas yang cukup tinggi di wilayah tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Polsek Lore Utara bersama BBTNLL akan terus meningkatkan patroli rutin serta memperkuat edukasi dan sosialisasi hukum kepada masyarakat melalui peran aktif Bhabinkamtibmas dan aparat desa, guna memastikan kawasan Taman Nasional Lore Lindu tetap lestari dan terhindar dari aktivitas ilegal.
PMBcom.,”








