Lore – Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) dan mencegah kerusakan lingkungan akibat aktivitas ilegal, Kepolisian Sektor (Polsek) Lore Utara menerima kunjungan koordinasi dari jajaran Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (BBTNLL), Kamis (21/5/2026) pagi.
Pertemuan yang berlangsung di Markas Komando (Mako) Polsek Lore Utara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Lore Utara, AKP Thamrin Samuda, bersama Kepala Seksi PTN Wilayah VI BBTNLL, Eko Purwanto, S.Hut.
Turut hadir dalam kegiatan itu sejumlah pejabat dan staf BBTNLL, di antaranya Penyuluh Kehutanan Ahli Muda Kamaluddin, S.Si., M.Si., Kepala Seksi PTN Wilayah V Herman Sasia, S.H., serta Polhut Ahli Muda Syukur Asa, S.Hut., M.P. dan Zulfikar, S.A.P.
Dalam pertemuan tersebut, Eko Purwanto menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengoordinasikan rencana operasional pengamanan dan penanggulangan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan TNLL, khususnya di wilayah Napu dan sekitarnya.
Menurutnya, maraknya aktivitas PETI yang melibatkan masyarakat saat ini telah menimbulkan dampak negatif yang cukup serius, baik terhadap lingkungan maupun kehidupan sosial masyarakat.
“Kerusakan ekosistem, pencemaran air dan tanah, hingga potensi bencana alam seperti longsor dan banjir bandang menjadi ancaman nyata bagi keberlangsungan hidup masyarakat Napu. Karena itu, kami berharap dukungan personel Polsek Lore Utara dalam pelaksanaan kegiatan penertiban nantinya,” ujar Eko Purwanto.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Lore Utara AKP Thamrin Samuda menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun oleh BBTNLL. Ia menegaskan kesiapan Polsek Lore Utara untuk mendukung penuh setiap kegiatan pengamanan dan penegakan hukum terkait aktivitas PETI di wilayah konservasi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan BBTNLL kepada Polsek Lore Utara. Kami siap mendukung setiap kegiatan pengamanan yang direncanakan, termasuk mengikutsertakan personel kepolisian dalam operasi penertiban PETI apabila dibutuhkan,” tegas Kapolsek.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan BBTNLL sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas), sekaligus melindungi kawasan hutan dari eksploitasi liar yang dapat merusak lingkungan.
Selain penegakan hukum, Kapolsek menekankan pentingnya pendekatan preventif dan edukatif kepada masyarakat terkait dampak negatif aktivitas PETI terhadap lingkungan dan masa depan generasi mendatang.
“Kami akan mengedepankan langkah persuasif melalui edukasi kepada masyarakat. Namun demikian, tindakan tegas tetap akan dilakukan terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar hukum dan merusak lingkungan,” tambahnya.
Kegiatan koordinasi dan silaturahmi tersebut berakhir sekitar pukul 09.45 WITA dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Melalui sinergi yang kuat antara Polri dan BBTNLL, diharapkan kawasan konservasi Taman Nasional Lore Lindu di wilayah Lore Utara tetap lestari, aman, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
PMBcom.,”








