POSO – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Poso resmi membuka Open Turnamen Domino Kapolres Poso Cup II yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Polres Poso, Rabu (24/6/2026) sore. Kegiatan tersebut menjadi salah satu ajang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat, aparatur pemerintah, serta unsur TNI-Polri dalam suasana penuh kebersamaan dan sportivitas.
Turnamen yang mengusung tema “Sportivitas, Fair Play, Persaudaraan, dan Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Tri Brata” ini diselenggarakan bekerja sama dengan Pengurus Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Poso. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dengan jumlah peserta mencapai 256 pasangan atau sebanyak 512 orang yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga personel TNI dan Polri.
Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juni 2026 tersebut dibuka secara resmi oleh Kapolres Poso AKBP Alowisus Londar, S.I.K., dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh daerah.
Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Bupati Poso yang diwakili Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Poso Dr. Ridwan Bempa, Kasdim 1307 Poso Mayor Inf. Asrar, Ketua DPRD Kabupaten Poso Samuel Munda, Ketua MUI Kabupaten Poso KH. Arifin Tuamaka, Ketua FKUB H. Farid Awad, serta perwakilan Kejaksaan, Dispora, KONI, KPU, Bawaslu, dan organisasi kemasyarakatan KKSS.
Dalam sambutannya, Kapolres Poso menyampaikan bahwa permainan domino memiliki filosofi kebersamaan yang sejalan dengan semangat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan harmonis antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.
“Selama 80 tahun pengabdian, Polri menyadari bahwa tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat bukanlah hal yang mudah. Kami masih memiliki kekurangan, sehingga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat,” ujar AKBP Alowisus Londar.
Ia menambahkan bahwa Turnamen Domino Kapolres Poso Cup II merupakan wadah untuk mempererat persaudaraan dan membangun komunikasi yang lebih baik antara masyarakat dengan institusi kepolisian.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk mempererat persaudaraan. Filosofi domino adalah kebersamaan. Ketika kita bermitra dengan masyarakat, tidak boleh ada konflik, yang ada adalah keharmonisan. Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta. Junjung tinggi sportivitas dan fair play. Ke depan, kegiatan ini akan terus kami pertahankan dan berkelanjutan selama masyarakat dan pecinta domino masih memberikan dukungan serta antusiasme,” lanjutnya.
Rangkaian acara pembukaan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Kegiatan kemudian ditutup dengan pertandingan partai eksebisi yang melibatkan unsur Forkopimda Kabupaten Poso dan para pejabat yang hadir, sehingga semakin menambah kemeriahan suasana pembukaan turnamen.
Melalui kegiatan ini, Polres Poso berharap dapat terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat serta menghadirkan ruang interaksi yang positif dalam rangka menjaga persatuan, kebersamaan, dan kondusivitas wilayah Kabupaten Poso.
PMBcom.,”








