Patroli Siang Berbalut Senyum: Polisi Sapa Penjual Ikan, Tegas Ingatkan Bahaya Premanisme

 

Polsek Sengah Temila ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Di tengah teriknya matahari siang pada Minggu (21/6/2026), rutinitas patroli kepolisian di wilayah Sengah Temila tampak berbeda. Alih-alih hanya melintas dengan kendaraan dinas, personel polisi memilih berhenti sejenak, turun dari kendaraan, dan menyapa hangat para penjual ikan di pasar. Momen sederhana ini mengubah kesan kaku seragam cokelat menjadi kehadiran yang merangkul dan menenangkan.

 

Dalam kesempatan tersebut, petugas tidak hanya berbasa-basi, tetapi juga menyelipkan himbauan penting secara persuasif. Para penjual ikan diajak untuk berani menolak dan menghindari segala bentuk pemerasan yang dilakukan oleh oknum premanisme. Pesan kamtibmas disampaikan bukan dengan nada menggurui, melainkan melalui dialog santai layaknya keluarga, sehingga pedagang merasa didengar dan dilindungi.

 

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., menjelaskan secara terpisah bahwa pendekatan humanis ini merupakan strategi intentional Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat kecil. Menurut Kapolsek, rasa aman tidak hanya dibangun dari penegakan hukum yang tegas, tetapi juga dari kehadiran polisi yang empatik dan solutif di tengah aktivitas warga.

 

Lanjut Kapolsek menambahkan, pencegahan premanisme dan pungutan liar terhadap pedagang kecil harus dimulai dari keberanian korban untuk melapor. “Kami ingin para penjual ikan tahu bahwa mereka punya backing kuat. Jangan takut diancam atau diperas. Lebih baik lapor ke kami daripada hidup dalam ketakutan setiap hari,” tegas AKP Triyono.

 

Sentuhan kemanusiaan ini pun mendapat respons tulus dari lapangan. Seorang penjual ikan mengungkapkan rasa haru dan leganya atas kunjungan tak terduga tersebut. Baginya, sapaan dan nasihat dari aparat di siang bolong itu bukan sekadar formalitas patroli, melainkan bukti nyata bahwa negara hadir melindungi rakyat kecil yang sedang berjuang mencari nafkah. Kehadiran polisi yang ramah sekaligus tegas terhadap premanisme kini menjadi penguat semangat bagi para pedagang untuk terus berjualan dengan tenang dan bermartabat.

 

KA, Biro Kab Landak Basirun.,”

Related posts