Poso — Kegiatan panen jagung Kuartal I Tahun 2026 kembali dilaksanakan di wilayah Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso, sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional serta pemberdayaan sektor pertanian masyarakat.
Panen jagung pertama dilaksanakan pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 WITA di Desa Masewe, Kecamatan Pamona Timur, tepatnya di lahan milik Bapak Paulus Wempi. Lahan seluas 0,5 hektare tersebut berhasil menghasilkan sekitar 2 ton jagung.
Selanjutnya, pada Senin, 18 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 WITA, kegiatan panen kembali dilaksanakan di Desa Masewe pada lahan milik Bapak Yohanis Tandiri. Dari lahan seluas 0,5 hektare, diperoleh hasil panen sekitar 1,5 ton jagung.
Kapolsek Pamona Timur menyampaikan bahwa kegiatan panen jagung tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan pemerintah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
“Polri melalui Bhabinkamtibmas terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada masyarakat dalam pengelolaan lahan pertanian produktif. Diharapkan hasil panen ini dapat membantu meningkatkan perekonomian warga dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Pamona Timur,” ujar Kapolsek Pamona Timur.
Selain itu, seluruh data hasil produksi dan panen jagung telah diinput ke dalam aplikasi Gugus Tugas Polri sebagai bentuk pelaporan dan monitoring program ketahanan pangan.
Adapun hasil panen jagung yang diperoleh masyarakat selanjutnya dijual kepada tengkulak untuk memenuhi kebutuhan ekonomi para petani.
PMBcom.,”








