Polsek Sengah Temila ~Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Suasana malam yang tenang berubah menjadi momen penuh makna bagi sejumlah warga yang tengah asyik ngobrol santai di sebuah sudut permukiman. Tanpa diduga, kedatangan polisi yang tengah melaksanakan patroli rutin justru membawa pesan penting yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari masyarakat.
Pada Selasa malam (28/4/2026), personel kepolisian menyambangi warga yang sedang bersantai. Bukan untuk penindakan, melainkan memberikan imbauan humanis agar masyarakat tetap waspada terhadap berbagai potensi kejahatan, khususnya maraknya penipuan online dan kasus pencurian kendaraan bermotor.
Dalam suasana santai namun penuh perhatian, warga diajak untuk lebih berhati-hati, terutama saat meninggalkan kendaraan. Polisi menekankan bahwa masih banyak kasus kehilangan sepeda motor yang terjadi akibat kelalaian pemilik, seperti meninggalkan kunci masih melekat di kendaraan saat diparkir.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Ecep Maman Hermawan, S.H., M.Kn., menjelaskan bahwa patroli malam tidak hanya bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga sebagai sarana edukasi langsung kepada masyarakat.
“Melalui patroli dialogis seperti ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan, baik terhadap penipuan online maupun tindak kriminal seperti pencurian kendaraan,” jelasnya.
Lanjut Kapolsek menambahkan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kejahatan. Ia mengimbau agar warga tidak lengah, meskipun sedang berada di lingkungan sendiri.
“Kami harap masyarakat bisa lebih peduli terhadap keamanan diri dan lingkungan. Hal-hal kecil seperti mencabut kunci kendaraan saat ditinggal bisa mencegah kerugian besar,” tambahnya.
Kegiatan patroli malam ini pun disambut positif oleh warga. Kehadiran polisi tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.
KA, Biro Kab Landak Basirun.”








