Makassar,Sulsel ~ Masyarakat Sulawesi Selatan berharap akan ada kemudahan untuk pengurusan administrasi pemberangkatan ke Sarawak Malaysia, Untuk bekerja di perusahaan ladang sawit,
Selama beberapa bulan terakhir ini banyak calon pekerja migran yang ingin berangkat, akibatnya terlalu banyak prosedural yang di hadapi,
Seorang calong pekerjaan migran yang sering ke Sarawak Malaysia sangat kesulitan urusan administrasi nya,ucap Akbar dari kabupaten Gowa.
Ikut aturan bergabung ke perusahaan penyalur tenaga kerja luar negeri sangat bertele-tele dan memakan waktu lama,bahkan biasanya sampai berbulan-bulan menunggu,kami kan tidak perlu mengikuti pelatihan di Disnaker untuk pelatihan,buat apa pelatihan kalau cuman masuk ladang sawit, Tampa pelatihan pun kami sudah tahu,di ladang sawit hanya memerlukan tenaga bukan keahlian,ucap Andi Irfan dari kabupaten Barru.
Seharusnya pemerintah Sulawesi Selatan memberikan kebijakan dan mempermudah proses pengurusan administrasi,bukan mempersulit,ucap Adin dari kabupaten Bantaeng.
Pemberangkatan ke Sarawak Malaysia itu lebih banyak berangkat perorangan di bandingkan ikut perusahaan penyalur tenaga kerja migran, banyak masalah kalau ikut perusahaan penyalur, pertama terlalu lama pemberangkatan nya,ke dua terkadang tidak sesuai keinginan penempatan,dan rata-rata yang berangkat sudah ada tujuan di sarawak.juga masing-masing sudah ada keluarga yang kerja di ladang sawit,ucap Daeng Sadullah dari kabupaten Jeneponto.
Seharusnya pemerintah Sulawesi Selatan, memberikan dukungan terhadap calon pekerja migran,yang khusus nya tujuan Sarawak Malaysia, warga masyarakat Sulsel tidak pernah ada permasalahan yang di lakukan di negara orang,bahkan warga masyarakat Sulsel yang menjadi motivasi pekerja,ucap nya
Harapan masyarakat Sulawesi Selatan, pemerintah provinsi harus melakukan kebijakan khusus untuk pekerja tujuan Sarawak Malaysia.”
Dahlan Sapa,77.”








