POSO – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Poso kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang cerdas dan berkarakter melalui program Police Goes to School. Kali ini, Sat Binmas menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 3 Poso, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Negeri 3 Poso, Kelurahan Gebangrejo, Kabupaten Poso, mulai pukul 10.30 WITA hingga 12.00 WITA tersebut diikuti ratusan siswa baru. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh personel Sat Binmas Polres Poso mengenai literasi digital, etika bermedia sosial, serta pencegahan berbagai bentuk kejahatan siber.
Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Mereka juga dibekali pengetahuan tentang bahaya penyebaran hoaks, perundungan siber (cyberbullying), penipuan daring, serta konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Kasat Binmas Polres Poso, AKP Andi Cakra, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam membentuk kesadaran hukum sejak dini di kalangan pelajar.
“Hari ini, Sat Binmas Polres Poso melanjutkan program Police Goes to School dengan menjadi narasumber dalam kegiatan MPLS di SMA Negeri 3 Poso. Kami fokus memberikan edukasi tentang literasi digital dan etika bermedia sosial kepada para siswa baru,” ujarnya.
Menurutnya, generasi muda saat ini merupakan generasi yang tumbuh dan berkembang bersama teknologi digital. Oleh karena itu, kemampuan menggunakan media sosial harus diimbangi dengan pemahaman mengenai etika dan tanggung jawab.
“Saat ini, remaja kita adalah digital native yang sangat lekat dengan gadget dan media sosial. Namun, kecanggihan teknologi harus diimbangi dengan kedewasaan berpikir. Kami mengingatkan para siswa bahwa jejak digital bersifat permanen. Apa yang mereka unggah hari ini dapat berdampak pada masa depan mereka,” jelas AKP Andi Cakra.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin menanamkan prinsip Think Before You Post atau saring sebelum sharing kepada para pelajar agar media sosial dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berkarya, dan menyebarkan hal-hal positif.
“Jadikan media sosial sebagai ruang untuk berkarya, belajar, dan menyebarkan energi positif, bukan untuk menyebar kebencian, melakukan bullying, ataupun mengunggah konten yang melanggar hukum,” tambahnya.
AKP Andi Cakra juga mengajak para guru dan orang tua untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam mengawasi aktivitas anak-anak di dunia maya guna mencegah mereka menjadi korban maupun pelaku kejahatan siber.
“Kami berharap melalui edukasi ini para siswa mampu menjadi pengguna media sosial yang cerdas, beretika, dan taat hukum. Peran keluarga, sekolah, dan kepolisian sangat penting dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman di ruang digital,” pungkasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Sat Binmas Polres Poso dalam kegiatan MPLS tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah maupun para siswa, yang menilai materi literasi digital sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
PMBcom.,”
