Kunjungan Kerja Tim Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian,Di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong

 

Kalbar ~  Berdasarkan informasi pihak  Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong 09 April 2026, kunjungan kerja Tim Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian dan Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan bagian dari upaya penguatan layanan dan pengawasan keimigrasian.

 

Sehubungan dengan kunjungan kerja Tim Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian dan Direktorat TIK pada tanggal 9 April 2026, bersama ini disampaikan laporan atensi terkait kesiapan infrastruktur teknologi informasi sebagai berikut.

 

Perihal Peninjauan Teknis Kelayakan Pemasangan Autogate pada Pos Lintas Batas Negara Entikong.

 

Kegiatan Pendampingan Peninjauan Teknis oleh Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKKIM) bersama Tim Direktorat Jenderal Imigrasi dalam rangka pengecekan infrastruktur jaringan, server, dan kesiapan sistem pendukung pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Entikong dan PLBN Entikong, kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

 

Kegiatan berdasarkan hasil peninjauan lapangan dan koordinasi teknis ditemukan beberapa poin krusial sebagai berikut adalah., Seluruh perangkat pada konter pemeriksaan di PLBN Entikong saat ini masih bergantung pada jaringan nirkabel (Wi-Fi) dan wajib menggunakan VPN. Hal ini memiliki risiko stabilitas koneksi yang tinggi dan potensi bottleneck yang dapat menghambat kelancaran pelayanan publik.

 

Saat ini, Imigrasi di PLBN Entikong belum memiliki backup jaringan internet mandiri.,Seluruh operasional bergantung pada fasilitas jaringan dari BNPP (100 Mbps)., Pasokan listrik utama berasal dari Malaysia dengan tingkat respon penanganan gangguan yang belum maksimal.

 

Selain itu, terdapat jeda waktu (delay) transisi ke Genset selama kurang lebih 5 menit saat listrik padam, sementara ketersediaan BBM untuk Genset sangat terbatas (hanya mencukupi untuk durasi 1 jam).,Tim Ditjenim melakukan analisis kelayakan pemasangan 2 mesin autogate dengan skema konversi 1 konter pemeriksaan manual. Hal ini memerlukan dukungan infrastruktur yang jauh lebih stabil dibandingkan kondisi saat ini.

 

Tindak lanjutnya sebagai langkah mitigasi dan peningkatan kualitas layanan, diusulkan beberapa poin sebagai berikut.,Melakukan peningkatan kualitas jaringan dari nirkabel (Wi-Fi) ke jaringan kabel (LAN/Fiber Optic) untuk menjamin stabilitas koneksi SIMKIM dan perangkat autogate di masa mendatang.

 

Segera mengupayakan penyediaan Internet Service Provider (ISP) mandiri sebagai jaringan cadangan guna menjamin keberlangsungan pelayanan (zero downtime).,Pemasangan perangkat UPS (Uninterruptible Power Supply) dengan kapasitas memadai pada setiap perangkat kritikal untuk menutup jeda waktu transisi listrik ke genset.

 

KA, Biro Kab Sanggau Sugeng Hijriadi.”

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *