Poso – Dalam rangka memenuhi salah satu persyaratan kenaikan pangkat periode 1 Juli 2026, Kepolisian Resor (Polres) Poso menggelar kegiatan ujian bela diri bagi personel, yang dilaksanakan di lapangan apel Mako Polres Poso, Senin (4/5).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakapolres Poso, Kompol Suriadi, SH., MM, yang didampingi oleh Kabag SDM Polres Poso, AKP Muliadi, SH. Ujian bela diri tersebut diikuti oleh total 76 personel, terdiri dari 47 personel Polres Poso dan Polsek jajaran serta 29 personel dari Brimob Yon B.
Dalam sambutannya, Wakapolres Poso Kompol Suriadi menegaskan bahwa kemampuan bela diri merupakan kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh setiap anggota Polri, tidak hanya sebagai syarat administratif kenaikan pangkat, tetapi juga sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
“Ujian bela diri ini bukan sekadar formalitas untuk kenaikan pangkat, tetapi merupakan bagian dari kesiapan fisik dan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Saya harap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius dan penuh tanggung jawab,” ujar Wakapolres.
Sementara itu, Kabag SDM Polres Poso AKP Muliadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam proses pembinaan karier personel Polri, khususnya menjelang periode kenaikan pangkat.
“Ujian bela diri ini menjadi salah satu indikator penilaian kesiapan personel, baik dari aspek fisik maupun keterampilan. Kami memastikan seluruh proses berjalan objektif dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Pelaksanaan ujian bela diri berlangsung dengan tertib dan lancar, dengan pengujian meliputi teknik dasar hingga kemampuan praktis yang relevan dengan tugas kepolisian. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan ujian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel yang diusulkan kenaikan pangkat benar-benar memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan, sehingga dapat mendukung peningkatan profesionalisme Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
PMBcom.,”
