Heboh Isu Penculikan Anak di Mepanga, Polisi Pastikan Hoaks: Korban Terjatuh dari Mobil Saat Bergelantungan

 

Parigi Moutong — Isu dugaan penculikan anak yang sempat menghebohkan warga Desa Kayu Agung, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, dipastikan tidak benar alias hoaks.

 

Klarifikasi tersebut disampaikan pihak kepolisian setelah melakukan pengecekan langsung dan meminta keterangan dari keluarga korban serta sejumlah saksi di lokasi kejadian, Kamis (07/05/2026).

 

 

Kapolsubsektor Mepanga IPDA Yayang Luki bersama personel segera bergerak melakukan penelusuran menyusul beredarnya informasi di media sosial Facebook terkait dugaan penculikan terhadap seorang anak bernama Adam. Dari hasil klarifikasi, diketahui bahwa peristiwa yang sebenarnya bukan tindak pidana penculikan, melainkan kecelakaan akibat korban bergelantungan pada sebuah mobil yang sedang berjalan.

 

Saat kendaraan melaju, korban kemudian melompat dari mobil hingga terjatuh dan mengalami luka-luka. Keterangan tersebut juga diperkuat oleh pihak keluarga yang menegaskan bahwa tidak pernah terjadi upaya penculikan terhadap anak mereka.

 

IPDA Yayang Luki menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial muncul akibat kesalahpahaman warga yang kemudian menyebar luas tanpa adanya verifikasi terlebih dahulu.

 

“Setelah dilakukan pengecekan dan klarifikasi langsung di lapangan, dapat dipastikan bahwa informasi dugaan penculikan anak tersebut tidak benar atau hoaks. Korban mengalami luka akibat terjatuh dari kendaraan, bukan karena aksi penculikan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya,” tegas Kasubsektor.

 

Ia juga meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Menurutnya, penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat memicu kepanikan dan mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpancing isu yang belum tentu benar, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan informasi yang meresahkan agar dapat dilakukan pengecekan lebih lanjut,” tambahnya.

 

Polisi berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat sekaligus menjadi pengingat pentingnya menyaring setiap informasi sebelum dibagikan di media sosial.

 

PMBcom,.”

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *