Pontianak, KALBAR – Menjelang pelaksanaan event AVC (Asian Volleyball Championship), Bidhumas Polda Kalimantan Barat menggelar briefing SOP peliputan bagi awak media di warkop kopi Jalan Sutoyo, Pontianak. Sebanyak 32 jurnalis, diantaranya 8 orang media asing mengikuti kegiatan ini guna memastikan peliputan berjalan tertib, aman, dan profesional. Rabu(13/5).
Kegiatan briefing yang berlangsung dalam suasana santai namun tetap serius ini dihadiri oleh awak media Multiplatform (Media TV, Media Radio, Media Cetak, Media Online dan media Sosial). Dalam pemaparannya, Kabid Bidhumas Polda Kalbar menyampaikan secara rinci terkait standar operasional prosedur (SOP) peliputan sesuai regulasi AVC.
Materi yang disampaikan meliputi pengaturan akses masuk area pertandingan, pembagian zona peliputan, kewajiban penggunaan tanda pengenal (ID card) yang sudah terakreditasi VW, hingga sejumlah larangan yang harus dipatuhi demi menjaga keamanan dan kelancaran acara internasional tersebut.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara aparat keamanan dan insan pers.
“Melalui briefing ini, kami ingin memastikan rekan-rekan media memahami SOP peliputan yang telah ditetapkan. Hal ini penting agar seluruh proses peliputan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu jalannya pertandingan maupun aspek keamanan,” ujar bambang.
Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam mendukung kesuksesan event AVC yang akan menjadi perhatian publik luas.
“Kami berharap rekan-rekan media dapat menjalankan tugas secara profesional, menjaga etika jurnalistik, serta ikut menciptakan situasi yang kondusif selama event AVC berlangsung,” tambahnya.
“Dengan dilaksanakannya briefing di warung Kopi, Jalan Sutoyo ini, diharapkan seluruh awak media memiliki pemahaman yang sama terkait SOP peliputan. Sinergi antara Polda Kalbar dan media pun diharapkan mampu mendukung suksesnya penyelenggaraan event AVC sekaligus menjaga citra positif Kalimantan Barat di kancah nasional maupun internasional.”tutup bambang.
Endin Investigasi.,”








