Banjir Rendam 43 Rumah di Gunung Sari, Kapolsek Bolano Lambunu Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

 

Parigi Moutong — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (19/5/2026), menyebabkan banjir merendam puluhan rumah warga di Desa Gunung Sari.

 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 60 sentimeter itu sempat menggenangi permukiman warga dan ruas jalan desa.

 

Berdasarkan laporan yang dihimpun di lapangan, hujan deras mulai turun sekitar pukul 12.00 WITA. Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan debit air meningkat dan sekitar pukul 13.30 WITA banjir mulai memasuki area permukiman warga di beberapa dusun di Desa Gunung Sari.

 

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 43 rumah warga terdampak banjir, masing-masing terdiri dari 10 rumah di Dusun II, 20 rumah di Dusun III, dan 13 rumah di Dusun IV. Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi sebagian ruas jalan desa sehingga aktivitas masyarakat sempat terganggu.

 

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi. Selain itu, tidak ditemukan kerusakan rumah baik kategori rusak ringan maupun rusak berat.

 

Kapolsek Bolano Lambunu, IPTU Nyoman Jayus Mulyawan, mengatakan pihak kepolisian segera turun ke lokasi untuk melakukan monitoring dan memastikan kondisi masyarakat tetap aman serta terkendali.

 

“Personel Polsek bersama Bhabinkamtibmas langsung melakukan pemantauan di lokasi banjir untuk memastikan situasi tetap kondusif serta membantu melakukan pendataan terhadap warga terdampak,” ujar Kapolsek.

 

Ia menjelaskan, banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Desa Gunung Sari dan sekitarnya dalam waktu cukup lama sehingga debit air meluap ke permukiman warga.

 

Menurutnya, meski kondisi air mulai surut sekitar pukul 16.45 WITA dan situasi berangsur aman, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan susulan masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, terutama saat curah hujan kembali meningkat. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

 

Kapolsek juga berharap pemerintah setempat dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut, khususnya saat musim penghujan, guna meminimalisir dampak yang lebih besar di kemudian hari.

 

Selain melakukan monitoring, jajaran kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk mendata kerugian warga serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat di lokasi terdampak banjir.

 

PMBcom.,”

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *