Kendari ~ Universitas Mandala Waluya mengadakan konferensi internasional yang melibatkan 5 program studi dalam kolaborasi bersama International Association of Human Resource Development (IAMHRD). Kolaborasi ini melibatkan program studi Psikologi, Kewirausahaan, Teknologi Laboratorium Medis, Teknologi Elektro Medis, dan Ilmu Keperawatan. Tujuan kolaborasi ini adalah untuk mengembangkan keilmuan secara komprehensif guna menghadapi berbagai masalah yang dihadapi bangsa saat ini.
Dalam sambutannya pada Konferensi Internasional yang bertajuk “Preparing Human Resource for Global Competition”, Dr. Ratna Umi Nurlila selaku Rektor Universitas Mandala Waluya menyatakan bahwa dalam era persaingan global, pengembangan sumber daya manusia yang mampu bersaing menjadi sangat penting. Interaksi dengan masyarakat dari berbagai negara dianggap sebagai langkah penting untuk meningkatkan kualitas mutu perguruan tinggi.
Kegiatan konferensi ini dilaksanakan secara offline dan online pada tanggal 22 April 2022. Kegiatan offline berlangsung di aula lantai 3 Universitas Mandala Waluya, sementara peserta online berasal dari 3 negara, yaitu Indonesia, Filipina, dan China, dengan jumlah peserta online mencapai sekitar 500 orang.
Ketua Panitia, Sunita Firdayana, mengungkapkan bahwa animo mahasiswa untuk mengikuti kegiatan internasional cukup tinggi karena dianggap sebagai pengalaman berharga dalam berkomunikasi lintas negara. Dia juga mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sebagai salah satu jendela pengetahuan yang penting.
Adapun narasumber yang terlibat dalam konferensi ini antara lain Dr. Carolina Ditan dan Dr. Vicente Montano dari Filipina; Dr. Kamola Bayram dari Turki; Prof. Dr. Muhammed Mai dari Mesir; serta Prof. Dr. Eliano T. Hudtohan sebagai Vice Presiden IAMHRD yang memfasilitasi kegiatan ini.
Dr. Sanihu Munir, Presiden IAMHRD, menyatakan bahwa kegiatan serupa akan diadakan kembali pada bulan Juli 2024 dengan tema “Technology and Science” yang akan meluas ke cakupan ilmu pengetahuan lainnya. Beliau juga menyarankan untuk mengikuti kegiatan kolaborasi selanjutnya dengan perguruan tinggi di Kuala Lumpur pada bulan Mei 2024. Menurutnya, kegiatan ini memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan peringkat akreditasi program studi menuju keunggulan karena kegiatan di luar negeri dinilai memiliki nilai tertinggi, demikian disampaikan oleh beliau.
” Staf Redaksi.”
