Sinergi dengan Gereja, Kasat Narkoba Polres Poso Edukasi Pemuda GKST tentang Bahaya dan Sanksi Hukum Narkoba

POSO – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Poso dengan menyasar kalangan generasi muda. Kali ini, Kasat Narkoba Polres Poso, Iptu Kadriawan, S.Pd., M.H., menjadi narasumber dalam kegiatan penyuluhan bahaya narkoba yang dilaksanakan di Gedung Gereja Torsina Patiwuga, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) ke-77 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Panitia Bidang Kerohanian. Dalam kesempatan itu, Iptu Kadriawan didampingi Brigpol Irna Kristivin Paimin memberikan edukasi mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan fisik dan mental, sekaligus menjelaskan berbagai ketentuan hukum yang mengatur tindak pidana narkotika.

Dalam penyampaiannya, Kasat Narkoba menegaskan bahwa generasi muda perlu dibekali pengetahuan yang cukup agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan dan berujung pada konsekuensi hukum yang berat.

Kegiatan ini turut dihadiri Pendeta Serman Lamaindi, S.Th., dan diikuti sekitar 60 peserta yang berasal dari GKST Klasis Poso Pesisir dan Klasis Pesisir Utara. Para peserta terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan, terutama saat sesi dialog dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Kasat Narkoba Polres Poso, Iptu Kadriawan, S.Pd., M.H., mengatakan bahwa generasi muda merupakan aset berharga bagi gereja, masyarakat, dan bangsa sehingga harus dijaga dari ancaman narkoba.

“Generasi muda adalah aset terbesar bagi gereja, masyarakat, dan bangsa. Narkoba adalah ancaman nyata yang siap menghancurkan masa depan mereka jika tidak dibentengi dengan pengetahuan yang cukup. Melalui peringatan HUT Pemuda GKST ke-77 ini, kami tidak hanya mengajak para pemuda untuk menjauhi narkoba dari sisi kesehatan, tetapi juga membuka mata mereka tentang konsekuensi hukum yang tegas bagi siapa saja yang terlibat. Saya berpesan kepada seluruh Pemuda GKST, jadilah agen perubahan dan duta anti-narkoba di lingkungan kalian masing-masing. Katakan ‘tidak’ pada narkoba, dan raih masa depan kalian dengan prestasi, bukan dengan ilusi sesaat yang merusak,” ujar Iptu Kadriawan.

Kegiatan penyuluhan berakhir pada pukul 10.30 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Melalui sinergi antara Polres Poso dan institusi gereja, diharapkan lahir generasi muda yang sehat, berprestasi, serta memiliki kesadaran tinggi untuk menjauhi narkoba demi masa depan yang lebih baik.

PMBcom.,”

Related posts