Saat Seragam Bertemu Senyum: Hangatnya Patroli Dialogis di Tengah Warga

 

Polsek Mandor ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Di sudut warung sederhana yang teduh, waktu seolah berjalan lebih pelan. Deru kendaraan di jalan tak jauh dari lokasi hanya menjadi latar, sementara dua sosok duduk berhadapan di meja kayu yang mulai usang—berbagi cerita, tawa kecil, dan secangkir keakraban yang hangat.

 

Seorang anggota polisi, tanpa sekat dan tanpa jarak, memilih duduk sejajar dengan warga. Bukan dalam suasana formal yang kaku, melainkan dalam nuansa santai yang penuh makna. Dengan bahasa yang sederhana dan senyum yang tulus, pesan-pesan kamtibmas disampaikan, menyatu di antara obrolan ringan yang terasa begitu akrab.

 

Inilah wajah lain kepolisian—hadir bukan sekadar sebagai penegak hukum, tetapi sebagai sahabat yang mendengar, memahami, dan merangkul masyarakatnya.

 

“Kamis (23/4/2026), dalam patroli dialogis, kami juga menyampaikan himbauan kepada warga agar tetap waspada, menjaga keamanan lingkungan, serta memperkuat rasa kebersamaan,” ucap petugas dengan nada bersahaja, seolah berbicara kepada keluarga sendiri.

 

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor Ipda Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., mengatakan secara terpisah bahwa pendekatan seperti ini bukan sekadar rutinitas, melainkan jembatan kepercayaan antara polisi dan masyarakat.

 

“Patroli dialogis adalah cara kami hadir lebih dekat. Kami ingin masyarakat merasa nyaman, tidak sungkan, dan melihat polisi sebagai mitra dalam menjaga keamanan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa kehangatan interaksi seperti ini memiliki kekuatan besar dalam menciptakan rasa aman yang sesungguhnya.

 

“Keamanan tidak hanya dibangun dengan patroli, tetapi juga dengan komunikasi, kepedulian, dan hubungan yang tulus. Ketika masyarakat dan polisi saling percaya, di situlah tercipta ketenangan,” tambahnya.

 

Di balik meja kayu itu, tanpa panggung dan tanpa sorotan, tercipta sebuah potret kecil tentang harmoni. Tentang bagaimana keamanan bisa tumbuh dari percakapan sederhana, dari sapaan yang ramah, dan dari kebersamaan yang dirajut dengan hati.

 

KA, Biro Kab Landak Basirun.”

Related posts