Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sulteng Layani Ribuan Warga di Kabupaten Sigi

Sigi – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan tema “Polri untuk Masyarakat”, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Puncak Bakti Kesehatan, Selasa 23/06/2026 pagi, yang dipusatkan di Aula Sarja Arya Racana Polres Sigi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Nasri didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ny. Linawati Nasri, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, Bupati Sigi Muhammad Rizal Intjenae, unsur Forkopimda, pengurus Bhayangkari, serta masyarakat sekitar Kabupaten Sigi yang antusias memanfaatkan berbagai layanan kesehatan gratis yang disediakan.

Puncak Bakti Kesehatan juga dirangkaikan dengan peluncuran pelayanan kesehatan dan Kartu Bhayangkara Pelayanan Kesehatan yang terhubung secara nasional melalui video conference bersama Kapusdokkes Polri.

Ketua Panitia Bakti Kesehatan, AKBP dr. Benyamin F.L Sitio selaku Kasubbiddokpol Biddokkes Polda Sulteng, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan tradisi Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026.

“Bakti kesehatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga melalui pelayanan yang mudah diakses dan tanpa dipungut biaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, capaian pelayanan kesehatan yang dilaksanakan meliputi cek kesehatan gratis (CKG) kepada 282 orang, pengobatan umum bagi masyarakat dan pengemudi ojek online sebanyak 278 orang, serta donor darah yang diikuti 272 peserta.

“Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat yang telah terlayani mencapai 832 orang,” ungkapnya.

Adapun target pelayanan kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini mencakup berbagai layanan, antara lain pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan gigi, donor darah, pemeriksaan THT, pelayanan keluarga berencana, pemeriksaan laboratorium sederhana, penanganan stunting, pelayanan spesialistik, pembagian kacamata gratis, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.

Kapolda Sulteng dalam kesempatan itu menegaskan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pascabencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Sigi pada 16 Juni 2026 lalu.

Menurutnya, melalui berbagai layanan kesehatan gratis yang diberikan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi dan mulut, THT, pelayanan kebidanan dan keluarga berencana, pemeriksaan stunting, pemeriksaan laboratorium, khitanan massal hingga pembagian kacamata gratis, Polri berupaya membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung percepatan pemulihan kesehatan warga terdampak bencana.

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polri ingin terus hadir memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian bersama, terlebih bagi masyarakat yang sedang menghadapi dampak pascabencana,” ujar Kapolda.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng dan Irwasda Polda Sulteng juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada peserta bakti kesehatan.

Selanjutnya, rombongan meninjau langsung berbagai layanan kesehatan yang sedang berlangsung, termasuk pelaksanaan khitanan massal, sebelum mengakhiri kegiatan dengan ramah tamah bersama masyarakat.

Diketahui, dari data panitia, tercatat jumlah pendaftar layanan kesehatan mencapai 1.138 orang yang terdiri dari 113 peserta khitanan massal, 136 peserta pemeriksaan stunting, 36 peserta pemeriksaan gigi, 53 peserta pelayanan keluarga berencana, 400 peserta pemeriksaan kesehatan umum, 200 peserta pemeriksaan laboratorium sederhana, serta 200 penerima kacamata gratis.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kehadiran Polri melalui program bakti kesehatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Bakti kesehatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian Polri yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga terdampak bencana gempa bumi yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara langsung,” ujar Kabid Humas.

Ia berharap kegiatan serupa dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas kesehatan warga.

“Kami berharap pelayanan yang diberikan dapat membantu masyarakat menjaga kesehatannya, sekaligus memperkuat sinergi dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang terus berkomitmen hadir untuk masyarakat,” pungkasnya.

PMBcom.,”

Related posts