Polsek Pamona Timur Amankan Perayaan Padungku di Desa Masewe dan Trans Madoro, Situasi Berlangsung Kondusif

 

PAMONA TIMUR  ~  Kepolisian Sektor (Polsek) Pamona Timur melaksanakan pengamanan kegiatan Ibadah Pengucapan Syukur Pasca Panen Raya atau tradisi Padungku yang berlangsung di wilayah Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ibadah yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dipusatkan di dua lokasi, yakni Gereja GKST Ranindaya di Desa Masewe dan Gereja GKST Bukit Kasih di Dusun Trans Madoro. Kehadiran personel kepolisian dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

 

Di Desa Masewe, ibadah dipimpin oleh Pdt. Saleh Dumaari, S.M.Th dan dihadiri sekitar 100 jemaat. Sementara itu, ibadah di Gereja GKST Bukit Kasih Dusun Trans Madoro dipimpin oleh Pdt. Y. Banggai, S.Th dengan jumlah jemaat sekitar 35 orang.

 

Kapolsek Pamona Timur IPTU Risman A. M., S.H. memimpin langsung pelaksanaan pengamanan bersama personel Polsek Pamona Timur. Seluruh rangkaian kegiatan ibadah berakhir sekitar pukul 11.00 Wita dalam keadaan aman dan kondusif.

 

Tradisi Padungku merupakan salah satu budaya masyarakat Pamona yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang diperoleh. Perayaan ini umumnya diisi dengan ibadah syukur, silaturahmi antarwarga, serta kegiatan budaya seperti tarian adat Dero yang digelar pada malam hari.

 

Untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan selama pelaksanaan Padungku, Polsek Pamona Timur melakukan langkah-langkah preventif melalui patroli rutin, pengamanan lokasi kegiatan, serta koordinasi dengan pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

 

Kapolsek Pamona Timur IPTU Risman A. M., S.H. mengapresiasi peran aktif seluruh masyarakat yang turut menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

 

“Alhamdulillah, pelaksanaan Ibadah Pengucapan Syukur (Padungku) di Desa Masewe dan Dusun Trans Madoro hari ini berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Kami mengapresiasi kerja sama seluruh elemen masyarakat dan tokoh agama yang telah menjaga kondusivitas. Meskipun demikian, kami tetap mengimbau agar warga yang melanjutkan silaturahmi dan perayaan malam hari tetap waspada, mematuhi aturan lalu lintas untuk mencegah kecelakaan, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan agar tradisi bersyukur ini senantiasa penuh sukacita tanpa insiden yang tidak diinginkan,” ujar IPTU Risman.

 

Dengan sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat, pelaksanaan tradisi Padungku di wilayah Kecamatan Pamona Timur tahun ini berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat gotong royong serta rasa syukur yang menjadi nilai utama dalam tradisi tersebut.

 

PMBcom.,”

Related posts