Polda Sulteng Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi

 

Sigi – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Unit Bantuan Search and Rescue (Bansar) Direktorat Samapta (Ditsamapta) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) pada 16 Juni 2026 lalu.

 

Sebagai bagian dari upaya penanggulangan bencana, personel dari Unit Bansar Ditsamapta Polda Sulteng melaksanakan pendistribusian air minum kepada warga terdampak di Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Kamis 18/06/2026.

 

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan kendaraan taktis (Rantis) Water Treatment yang mampu mengolah dan menyediakan air bersih bagi masyarakat di lokasi terdampak bencana.

 

Pendistribusian air minum dipimpin langsung oleh Ps. Kasi Nego Subdit Dalmas Ditsamapta Polda Sulteng, AKP Umar Ali Syaifudin, bersama Ps. Kanit 2 Sipammat Ditsamapta Polda Sulteng, Iptu Suhartono Abdul Rachman.

 

Air bersih yang disalurkan diperuntukkan bagi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air pascagempa.

 

Kehadiran personel Bansar di lokasi juga bertujuan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat bencana.

 

Selain melakukan distribusi air minum, personel juga terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak guna memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

 

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono melalui Kasubbid Penmas Kompol Reky Moniung mengatakan, kegiatan yang dilakukan Unit Bansar Ditsamapta merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

 

“Kami berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak gempa bumi, tidak hanya dalam aspek pengamanan tetapi juga melalui bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan warga, salah satunya penyediaan air bersih dan air minum,” ujar Kasubbid Penmas.

 

Menurutnya, distribusi air minum menggunakan Rantis Water Treatment menjadi solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak gangguan sarana dan prasarana akibat bencana alam.

 

Kasubbid Penmas juga mengapresiasi personel yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut karena tetap bekerja maksimal memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah situasi pascabencana.

 

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama proses pemulihan pascagempa berlangsung.

 

“Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Semoga kondisi di wilayah terdampak segera pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” pungkasnya.

 

PMBcom.,”

Related posts