Pontianak, KALBAR – Polda Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemberian Reward dan Punishment dalam lomba rutin bulanan Program 2 Pemanfaatan Lahan Produktif periode April–Mei 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., di Lapangan Upacara Jananuraga Polda Kalbar. Rabu (20/5).
Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Kalbar, para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar, serta perwakilan Kapolres jajaran penerima reward dan punishment dalam program pemanfaatan lahan produktif.
Dalam penilaian periode April–Mei 2026, Polres Landak berhasil meraih peringkat pertama dengan total 62 poin dan mendapatkan penghargaan Bendera Jagung sebagai simbol keberhasilan dan optimalisasi program ketahanan pangan.
Sementara itu, posisi kedua diraih oleh Polres Bengkayang dengan total 59 poin, disusul Polres Kubu Raya di peringkat ketiga dengan raihan 49 poin.
Sebaliknya, Polres Sanggau berada di peringkat ke-13 dengan total 28 poin dan menerima Bendera Hitam Tengkorak sebagai bentuk evaluasi dan motivasi agar meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan program pemanfaatan lahan produktif.
Kapolda Kalbar menyampaikan bahwa pemberian reward dan punishment tersebut merupakan bagian dari strategi dan inovasi Polda Kalbar dalam menciptakan semangat kompetitif yang positif di lingkungan Polres jajaran.
Menurutnya, program pemanfaatan lahan produktif tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan hasil nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini menjadi bagian dari komitmen Polda Kalbar untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan adanya reward dan punishment, diharapkan seluruh jajaran semakin termotivasi untuk terus berinovasi dan bekerja optimal,” ujarnya.
Pelaksanaan program tersebut dinilai memberikan dampak signifikan terhadap capaian ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Barat. Hal itu terbukti dalam analisa dan evaluasi (anev) Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri pada 4 Mei 2026 lalu, di mana Polda Kalbar berhasil meraih peringkat kedua pada Klaster 2 tingkat nasional.
Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa sinergi dan konsistensi jajaran Polda Kalbar dalam mengelola lahan produktif telah berjalan dengan baik dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program strategis pemerintah.
Polda Kalbar berharap seluruh Polres jajaran terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam pengelolaan lahan produktif agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkesinambungan serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Korwil Kalbar Rustan.,”
