Polsek Sengah Temila ~Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ i tengah teriknya siang hari, Sabtu (13/6/2026), personel kepolisian tidak hanya fokus mengamankan jalan raya, tetapi juga menyempatkan waktu untuk bersapa langsung dengan warga di pusat perekonomian mikro. Dalam patroli rutinnya, polisi menyambangi lapak-lapak penjual buah lokal, memastikan rasa aman tetap terjaga hingga ke pelosok pasar tradisional.
Dalam kunjungannya, petugas secara langsung memberikan himbauan kepada para penjual buah agar tetap waspada terhadap potensi tindak pidana pemalakan yang kerap dilakukan oleh oknum preman. Langkah preventif ini diambil untuk memastikan rasa aman bagi para pelaku usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi warga setempat.
Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., mengatakan secara terpisah bahwa kehadiran polisi di tengah pedagang bukan sekadar formalitas patroli, melainkan wujud pendekatan humanis untuk mendengar keluhan sekaligus memberikan edukasi keamanan.
“Kami ingin memastikan bahwa para pedagang kecil ini merasa dilindungi. Jangan sampai hasil keringat mereka harus hilang karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Kapolsek Triyono.
Lanjut kapolsek menambahkan, himbauan khusus diberikan terkait modus pemalakan atau pungutan liar yang kerap meresahkan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif agar premanisme tidak tumbuh subur di area pasar.
“Polisi juga berikan himbauan kepada penjual buah untuk tetap waspada dengan adanya pemalakan yang dilakukan oleh premanisme. Jika ada yang meminta uang dengan cara paksa atau mengancam, segera laporkan kepada kami. Kami tidak akan mentolerir tindakan yang merugikan masyarakat kecil,” tegasnya.
Penjual buah mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut. Kehadiran polisi di lapak buah yang sederhana—dengan tumpukan mangga hijau dan buah-buahan lokal lainnya—menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka.
“Senang sekali bisa disapa langsung oleh Bapak Polisi. Biasanya kami cuma lihat polisi lewat di jalan, sekarang datang sampai ke lapak mengingatkan kami supaya hati-hati. Ini membuat kami lebih tenang berjualan,” ucap salah satu pedagang sambil tersenyum di balik tumpukan buah dagangannya.
Kegiatan patroli sambang ini diharapkan dapat membangun sinergi positif antara aparat keamanan dan masyarakat, menciptakan lingkungan pasar yang tidak hanya ramai oleh transaksi jual beli, tetapi juga aman dari gangguan kriminalitas.
KA, Biro Kab Landak Basirun.,”
