Balikpapan – Dalam rangka menjamin rasa aman dan kekhusyukan umat Kristiani dalam melaksanakan rangkaian ibadah Jumat Agung dan Paskah Tahun 2026, Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melalui Detasemen Gegana menurunkan Tim Jibom (Penjinak Bom) untuk melakukan sterilisasi di sejumlah gereja, Kamis (02/04/2026).
Kegiatan sterilisasi dilakukan secara serentak di dua wilayah, yakni Kota Balikpapan dan Kota Samarinda. Sebanyak empat unit Tim Jibom dikerahkan untuk melakukan penyisiran menyeluruh di sejumlah rumah ibadah guna memastikan tidak adanya potensi ancaman maupun benda berbahaya yang dapat mengganggu jalannya ibadah.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran sterilisasi meliputi Gereja Santo Lukas di Samarinda, serta beberapa gereja di Balikpapan di antaranya Kapel Regina Pacis, Gereja GPIB Balikpapan, Gereja St. Martinus, dan Gereja Petrus Paulus. Pemeriksaan dilakukan secara detail menggunakan peralatan khusus seperti metal detector dan alat deteksi bahan berbahaya, dengan menyasar area altar, bangku jemaat, ruang ibadah, hingga lingkungan sekitar gereja.
Setelah dinyatakan aman, tim Jibom menyerahkan hasil sterilisasi kepada pihak pengurus gereja dan selanjutnya dilakukan pengamanan lanjutan guna memastikan situasi tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah berlangsung.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin kebebasan beribadah.
“Kehadiran personel Brimob di lapangan merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan aman dan lancar. Kami berupaya memberikan rasa tenang bagi masyarakat agar dapat beribadah dengan penuh khusyuk,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan harmonis di wilayah Kalimantan Timur.
Dengan adanya langkah sterilisasi dan pengamanan ini, diharapkan seluruh rangkaian ibadah Paskah 2026 dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kedamaian.
Korwil Kaltim Muhammad Thio Adnan.”








