POSO PESISIR – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Poso menggelar kegiatan Ziarah Rombongan dan Tabur Bunga di Prasasti Monumen Andi Sappa Sudirman yang berada di Dusun Ratalemba, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Poso, Kompol Suriadi, S.H., M.M., selaku Inspektur Upacara. Ziarah dimulai pada pukul 09.00 WITA dan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Poso, para Kapolsek jajaran wilayah pesisir, personel Brimob Kompi C Moengko, serta Bhayangkari Polres dan Polsek.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Poso AKP Muliadi, S.H., Kasat Lantas AKP I Made Bagus Melyandika, S.T.K., S.I.K., M.A., Kapolsek Poso Pesisir, Kapolsek Poso Pesisir Utara, Kapolsek Poso Pesisir Selatan, serta perwakilan dari Kompi C Brimob Moengko.
Peserta upacara terdiri dari empat peleton gabungan yang berasal dari Polsek Poso Pesisir, Polsek Poso Pesisir Selatan, Polsek Poso Pesisir Utara, dan Brimob Kompi C Moengko. Suasana semakin penuh makna dengan kehadiran para Bhayangkari yang turut mengikuti prosesi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan Polri.
Momen yang paling menyentuh dalam rangkaian kegiatan tersebut terjadi saat pembacaan doa untuk arwah para pahlawan. Doa dipimpin oleh Ustad Ahmad Rifai alias Ustad Reza, seorang mantan narapidana terorisme (eks napiter) asal Dusun Ratalemba/Tamanjeka, Desa Masani, yang kini aktif sebagai tokoh masyarakat.
Kehadiran Ustad Reza memimpin doa menjadi simbol kuat rekonsiliasi dan perdamaian yang telah terbangun di Kabupaten Poso. Momen tersebut menggambarkan bagaimana masyarakat dan aparat keamanan terus berjalan bersama menjaga harmoni, meninggalkan konflik masa lalu, serta memperkuat persatuan demi masa depan yang lebih baik.
Monumen Andi Sappa Sudirman sendiri dibangun untuk mengenang jasa Brigadir Polisi Dua (Anumerta) Andi Sappa Sudirman yang gugur saat menjalankan tugas negara menjaga keamanan di wilayah Poso pada masa konflik sosial. Monumen tersebut menjadi pengingat atas pengorbanan anggota Polri yang telah memberikan jiwa dan raganya demi menjaga keutuhan bangsa dan keamanan masyarakat.
Usai pelaksanaan upacara, Wakapolres Poso bersama seluruh peserta melaksanakan prosesi tabur bunga di sekitar prasasti monumen sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam tugas.
Kegiatan ziarah dan tabur bunga berakhir pada pukul 10.25 WITA dalam suasana aman, tertib, dan penuh khidmat.
Kasi Humas Polres Poso, AKP Rianto Hilian, mengatakan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna mendalam bagi seluruh personel Polri yang masih mengemban tugas pengabdian kepada masyarakat.
“Ziarah ke Monumen Andi Sappa Sudirman ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah ziarah batin bagi kami yang masih bertugas. Di usia Bhayangkara yang ke-80 tahun ini, kami datang untuk menundukkan kepala, mengenang darah dan air mata para pendahulu kami yang gugur menjaga Poso. Momen hari ini juga sangat spesial dan mengharukan ketika doa untuk para pahlawan Polri dipimpin oleh Ustad Reza, saudara kami yang merupakan eks napiter asal desa ini. Ini adalah bukti nyata bahwa Poso telah bertransformasi. Dendam masa lalu telah sirna, digantikan oleh persaudaraan dan perdamaian yang sejati. Semangat pengorbanan Pahlawan Andi Sappa Sudirman dan simbol perdamaian hari ini akan menjadi bahan bakar bagi kami, Polri di Poso, untuk terus mengabdi, melindungi, dan merawat kedamaian ini selamanya,” ujar AKP Rianto Hilian.
Melalui kegiatan ziarah ini, Polres Poso tidak hanya mengenang jasa para pahlawan Polri, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta merawat perdamaian yang telah terbangun di Bumi Sintuwu Maroso.
PMBcom.,”
