Kapolres Sinjai Pimpin Upacara Penerimaan 75 Siswa Latja, Tekankan Disiplin, Etika, dan Profesionalisme

 

Sinjai – Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik.,MH memimpin langsung upacara penerimaan 75 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Bintara) Polri dari SPN Polda Sulsel yang melaksanakan latihan kerja (Latja) di wilayah hukum Polres Sinjai, Senin (27/4/2026).

 

Upacara penerimaan tersebut berlangsung di Aula Parama Satwika Mapolres Sinjai. Pelaksanaan kegiatan dipindahkan ke area tersebut karena hujan yang mengguyur Kabupaten Sinjai sehingga tidak memungkinkan dilaksanakan di lapangan terbuka.

 

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penyematan pita latihan kerja kepada perwakilan siswa Latja tanda latihan kerja bagi para siswa SPN Polda Sulsel di Mapolres Sinjai.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polres Sinjai, para Kasat, pembina dari SPN, Kapolsek jajaran, para Kasi, perwira staf Polres Sinjai.

 

Sementara itu, komandan upacara dipercayakan kepada Ipda Andi Sulaeman dengan peserta apel terdiri dari personel Polres Sinjai bersama seluruh siswa Latja.

 

Sebanyak 75 siswa tersebut akan menjalani latihan kerja selama dua minggu. Selama masa latihan, mereka akan ditempatkan pada satuan fungsi Polres Sinjai guna memperoleh pengalaman langsung dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

 

Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik.,MH menegaskan pentingnya memanfaatkan masa latihan kerja sebagai sarana belajar, pembentukan karakter, serta penguatan mental sebagai calon anggota Polri.

 

Ia meminta seluruh siswa untuk serius mengikuti setiap tahapan pembelajaran dan tidak menyia-nyiakan kesempatan berharga ini. “Gunakan waktu latihan kerja ini sebaik-baiknya untuk belajar. Jadikan ini sebagai bekal dalam mengenali lingkungan tugas sebagai anggota Polri,” tegasnya.

 

Kapolres Sinjai juga menekankan pentingnya menjaga disiplin, etika, dan tanggung jawab selama menjalani latihan kerja. Menurutnya, perilaku serta sikap para siswa harus mampu mencerminkan nilai-nilai luhur institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

 

Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik institusi dan tidak melakukan pelanggaran, mampu mengaplikasikan ilmu dalam melayani masyarakat,.

 

Selain itu, diingatkan pula agar menjaga kesehatan serta keselamatan saat melaksanakan latihan kerja, dan menjaga kebersihan tempat tinggal dan lingkungan latihan kerja.

 

Melalui kegiatan latihan kerja ini, diharapkan para siswa SPN Polda Sulsel mampu meningkatkan kemampuan teknis kepolisian, memperkuat mental, serta membentuk karakter sebagai anggota Polri yang profesional, humanis, dan berintegritas tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

KA, Biro Kab Sanjai Ismail.”

Related posts