Hujan Picu Mobil Oleng di Trans Sulawesi Moutong, Pengendara Motor Tewas di Tempat

 

Parigi Moutong – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Aedan Raya, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 13.10 WITA. Insiden yang melibatkan satu unit mobil Daihatsu Gran Max dan sepeda motor Yamaha Jupiter tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia setelah mengalami luka berat di sekujur tubuh.

 

Korban diketahui bernama Izar (36), warga Desa Aedan Raya, Kecamatan Moutong, yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Korban meninggal dunia usai mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh serta luka robek serius akibat benturan keras saat kecelakaan terjadi.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika mobil Daihatsu Gran Max warna silver bernomor polisi DB 8766 DJ yang dikemudikan I Gusti Bagus Widi Teguh Sentosa (19), mahasiswa asal Kecamatan Ongka Malino, melaju dari arah Desa Moutong menuju Desa Aedan Raya.

 

Saat melintasi tikungan di wilayah Desa Aedan Raya dalam kondisi hujan, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga oleng dan terguling ke jalur kanan jalan. Naas, pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Jupiter warna hitam DN 3167 YC yang dikendarai korban Izar, sehingga tabrakan keras tak dapat dihindarkan.

 

Akibat benturan tersebut, korban pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke RSUD Buluye Napoa’e Moutong untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, pengemudi mobil mengalami luka lecet pada bagian punggung dan sakit di bagian leher.

 

Kapolsek Moutong AKP Felix Alfons Saudale SH ,menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian guna memastikan situasi tetap aman dan proses penyelidikan berjalan maksimal.

 

“Personel kami langsung mendatangi TKP setelah menerima laporan masyarakat. Kami melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan para saksi, serta mendata seluruh pihak yang terlibat dalam kecelakaan tersebut,” ujar Kapolsek.

 

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama dalam kondisi cuaca buruk yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.

 

“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm standar SNI, serta mengurangi kecepatan saat hujan maupun melintasi tikungan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam berkendara,” tegasnya.

 

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta. Kedua kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah dan telah diamankan pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

 

PMBcom.,”

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *