Sigi – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf menghadiri kegiatan Panen Raya Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan melalui sarana Zoom Meeting, Sabtu 16/05/2026 siang, di Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.
Kegiatan panen raya tersebut merupakan agenda nasional yang dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dan diikuti secara serentak oleh Polda di seluruh jajaran di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan serta mendukung program swasembada pangan nasional.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah Dr. Rusmiadi, S.T., S.H., M.Si., Ketua DPRD Sulteng yang diwakili Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Ir. Elisa Bunga Allo, M.M., Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulteng Zullikar Tanjung, S.H., M.H., Pangdam XXIII/Palaka Wira yang diwakili Dandenmadam Kolonel Kav Nugraha Yudha Prawinegara, S.I.P., serta Bupati Sigi Mohammad Rizal Intjenae.
Selain itu, hadir pula Kepala BPS Sulteng Dr. Daryanto, M.M., Kepala Bulog Sulteng yang diwakili Manajer Pengadaan dan Operasi Muhammad Aziizu Faisal, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulteng yang diwakili Sekretaris Dinas TPH Agustin Tobondo, S.E., M.M., serta seluruh Kapolres jajaran Polda Sulteng melalui sambungan virtual.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam laporannya menyampaikan bahwa Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 dilakukan secara serentak di lahan seluas 189.760 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung.
Kapolri menjelaskan, sebagian hasil panen tersebut akan diarahkan untuk pasar ekspor sebagai bentuk penguatan daya saing produk pertanian Indonesia.
“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” ungkap Kapolri.
Selain mendukung ekspor, Kapolri menyebutkan seluruh hasil panen juga akan dikirim ke Bulog guna memperkuat cadangan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.
Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah, TNI dan Polri yang terus bekerja menjaga stabilitas negara sekaligus mendukung program strategis nasional, termasuk sektor pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.
“Tanpa mengurangi rasa hormat karena mereka-mereka adalah kunci, adalah tim kita, tim saya yang bersama-sama kita sedang bekerja keras untuk memimpin negeri ini, mengendalikan negeri ini, menjaga negeri ini, menjaga rakyat kita, menjaga semua kekayaan rakyat kita,” ujar Presiden.
Diketahui, panen raya jagung serentak ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, serta membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas bagi hasil pertanian Indonesia.
Modernisasi alat pertanian dan penguatan koperasi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat perekonomian desa.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Menurutnya, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut mendukung keberhasilan program strategis nasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Polda Sulawesi Tengah mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Wakapolda pada panen raya ini menunjukkan komitmen Polri untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Kabid Humas.
Ia juga menambahkan, keberhasilan panen raya secara serentak menjadi indikator positif meningkatnya produktivitas pertanian yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat hingga tingkat desa.
Kabid Humas berharap kolaborasi lintas sektor dalam mendukung swasembada pangan dapat terus diperkuat sehingga Indonesia mampu mencapai kemandirian pangan secara berkelanjutan.
“Harapannya, sinergitas seluruh pihak terus terjaga agar program ketahanan pangan nasional berjalan optimal, hasil pertanian meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, dan Sulawesi Tengah dapat turut berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri pangan,” pungkasnya.
PMBcom.,”








