Samarinda — Kesiapsiagaan personel Satuan Samapta Polresta Samarinda kembali membuahkan hasil. Dalam pelaksanaan patroli malam, Unit Patroli Gabungan Beat 6 dan Beat 4 Regu 3 berhasil mengamankan dua pria terduga penyalahguna narkotika di tepi Jalan Drs. Anang Hasyim, Kota Samarinda, pada Minggu malam (14/12).
Pengungkapan kasus tersebut bermula saat enam personel patroli melaksanakan kegiatan patroli rutin pada pukul sekitar 23.00 Wita dengan menyusuri sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Saat melintas di Jalan Drs. Anang Hasyim, petugas mendapati satu unit mobil Grand Max bernomor polisi DW 8964 BV terparkir di pinggir jalan dengan kondisi mencurigakan.
Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas segera mendatangi kendaraan dan melakukan pemeriksaan terhadap dua orang pria yang berada di dalam mobil. Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Kasat Samapta Polresta Samarinda, AKP Baharuddin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kepekaan dan kesiapsiagaan personel di lapangan.
“Patroli rutin yang kami laksanakan merupakan upaya preventif sekaligus represif dalam menjaga situasi kamtibmas. Personel kami dilatih untuk peka terhadap setiap potensi gangguan keamanan, termasuk indikasi penyalahgunaan narkotika, khususnya pada jam-jam rawan,” ujar AKP Baharuddin, S.H., M.H pada kesempatan terpisah.
Dari tangan kedua terduga pelaku yang masing-masing berinisial LJ (35) dan BAP (22), petugas mengamankan barang bukti berupa tiga paket narkotika jenis sabu (satu di antaranya sisa pakai), satu buah pipet kaca yang masih terdapat sisa sabu, satu buah korek api, satu unit mobil Grand Max DW 8964 BV, serta dua unit telepon genggam.
Selanjutnya, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti diserahkan ke Polsek Samarinda Ulu untuk dilakukan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Selama pelaksanaan patroli hingga proses penyerahan tersangka, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Korwil Kaltim Andi Anwar.”








