Menanggapi Tajamnya Istilah No Viral No Justice di Medsos buat Polri

oplus_0

Menanggapi Tajamnya Istilah No Viral No Justice di Medsos buat Polri

 

Oleh: Dahlan Sapa

(Pimpinan Redaksi & Penggiat Jurnalistik)

Opini publik

 

POLRI diterpa permasalahan yang begitu rumit, di beberapa media sosial (Medsos) banyak yang mencaci maki bahkan menghina, ada pula yang membuat statement atau istilah no viral no justice itu menggema di media sosial.

 

Sebagai masyarakat Indonesia jangan terlalu memojokkan Polri, kita juga perlu melihat ke sisi lain, tidak semua anggota yang ada di Polri itu bobrok, ada beberapa juga personil Polri yang menjalankan tugasnya dengan baik.

 

“No viral no justice adalah sindiran masyarakat agar Polri lebih profesional dan sigap dalam melaksanakan tugas penegakan hukum, terutama dalam menindaklanjuti laporan-laporan masyarakat”.

 

Atas hal itu, masyarakat sebagai pelapor kemudian memilih untuk menyebarluaskan kasus yang dilaporkan tersebut pada media sosial sehingga menjadi viral.

 

Tapi semua itu tentu bukan jalan yang terbaik, perlu saling menyadarkan agar oknum-oknum yang bobrok itu bisa di ingatkan agar kembali menjalankan tugasnya yang benar. Kalau hanya cacian dan makian bukan jalan keluar untuk memperbaiki Polri, mari mendukung tugas Polri yang profesional dengan melakukan diskusi bukan untuk mencaci maki.

 

Dampak dengan ketidakpercayaan publik kepada Polri bisa menjadi tidak stabil keamanan dan ketentraman masyarakat. Harapan pada masyarakat Indonesia agar kiranya berhenti lakukan cacian, coba cari jalan terbaik untuk mendapatkan titik temu.

 

Salah satu ucapan Polisi di pulau Kalimantan mengatakan: “Kami menjalankan tugas bukan untuk dipuji, melainkan menegakkan keadilan, keamanan dan ketentraman masyarakat, karena sudah kewajiban tugas kami….!

Walaupun itu banyak cacian dan makian. Itu adalah stekmen buat kami sebagai Polisi, dan tidak semua aparat Polisi itu bermasalah, ada juga anggota Polri yang masih menjalankan tugas dengan baik dan benar”.

 

Lanjutnya: “Kami siap dikritik tapi bukan cara memaki dan menghina, kami juga menjalankan tugas sebagai manusia biasa punya kekurangan dan kekhilafan”.

 

Data yang kami himpun selama bepergian di beberapa daerah untuk melihat dan memberitakan tentang tugas dan fungsi POLRI, adapun hasil pertemuan di beberapa daerah cukup bagus kok  kinerjanya, cuma memang ada segelintir oknum yang melakukan tugasnya tidak benar, namun masih banyak pula yang baik melakukan tugasnya dengan benar penuh tanggung jawab.

 

Ada kejadian yang tidak terduga pula ditemukan beberapa waktu yang lalu, salah seorang anggota Polisi, melakukan tindakan membantu salah satu korban yang dirampas HP-nya, anggota Polisi tersebut dengan spontan melakukan pengajaran oleh pelaku dan berhasil meringkus pelaku. Kira-kira andaikan Polisi tidak ada apa jadi nya korban, tentu tidak berhasil mendapatkan HP-nya, ini adalah contoh kecil keberadaan Polisi di tengah ~ tengah masyarakat.

 

Ingat..! Tanpa Polisi di negeri ini bagaimana terhadap pelaku kejahatan

 

Wahai sahabat Polri tunjukkan tugas mulia mu, cacian dan hinaan sebagai motivasi mu.

Tetaplah semangat menjalankan tugasmu kawan walaupun itu penuh cacian dan makian, tetap semangat, Polri masih tetap buat rakyat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *