Polsek Sengah Temila ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Suasana malam di tepi jalan Sengah Temila, Kamis malam (2/7/2026), terasa berbeda. Sekelompok pemuda yang tengah asyik nongkrong sambil duduk di atas motor mereka, sempat tampak tegang ketika sorot lampu kendaraan patroli polisi mendekat. Namun, ketegangan itu seketika mencair berubah menjadi keakraban saat petugas turun dari kendaraan bukan untuk membubarkan, melainkan untuk menyapa dan berbincang.
Momen hangat ini merupakan bagian dari kegiatan patroli malam rutin yang dilaksanakan Polsek Sengah Temila. Alih-alih bersikap represif, para personel kepolisian memilih pendekatan persuasif dan humanis kepada kelompok pemuda tersebut. Di bawah temaram lampu jalan, polisi dan warga muda berdialog layaknya sahabat, menciptakan rasa aman sekaligus kedekatan antara aparat dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, petugas memanfaatkan momen santai itu untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang relevan dengan kehidupan sehari-hari para pemuda. Himbauan disampaikan secara santai namun tegas mengenai potensi tindak kejahatan yang kerap terjadi di wilayah tersebut, mengajak para pemuda untuk turut serta menjaga keamanan lingkungan.
Fokus utama dalam dialog malam itu adalah peringatan keras namun penuh kasih terhadap maraknya balap liar. Petugas menekankan bahwa aksi ugal-ugalan di jalan raya bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, melainkan pertaruhan nyawa yang sia-sia.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., menyampaikan secara terpisah bahwa pendekatan humanis dalam patroli malam sengaja dilakukan untuk merangkul, bukan memarjinalkan kelompok pemuda.
Lanjut Kapolsek menambahkan, “Kami ingin mengubah persepsi bahwa polisi itu menakutkan. Ketika kami mendatangi pemuda yang sedang nongkrong, tujuannya adalah melindungi mereka dari pengaruh negatif dan bahaya di jalanan. Pesan kami jelas: jangan pernah ikut balap liar. Itu sangat berbahaya, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga pengguna jalan lain. Kami lebih bangga melihat pemuda Sengah Temila yang produktif dan taat aturan daripada yang harus berakhir di rumah sakit atau kantor polisi karena kecelakaan.”
AKP Triyono berharap, sapaan hangat di tepi jalan ini dapat menanamkan kesadaran hukum yang tumbuh dari hati nurani, sehingga keamanan dan ketertiban di wilayah Sengah Temila tetap terjaga atas dasar kesadaran bersama, bukan karena takut pada sanksi.
KA, Biro Kab Landak Basirun.,”








