Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Polsek Pamona Timur Bersama TNI dan Manggala Agni Gelar Patroli Terpadu

 

PAMONA TIMUR  ~ Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Poso, Polsek Pamona Timur bersama TNI, Tim Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli terpadu di sejumlah titik rawan Karhutla di Kecamatan Pamona Timur, Kamis (2/7/2026).

 

Kegiatan patroli yang dimulai sejak pukul 08.30 Wita tersebut difokuskan pada wilayah-wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Selain melakukan pemantauan kondisi lapangan, petugas juga mengecek keberadaan sumber-sumber air yang dapat digunakan sebagai sarana pemadaman apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

 

Patroli pertama dilaksanakan pada pukul 09.00 Wita di wilayah Desa Taripa. Bhabinkamtibmas Desa Taripa, Aipda I Ketut Suardika, bersama personel TNI, Tim Manggala Agni, dan MPA menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan Karhutla. Tim melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan sekaligus memastikan ketersediaan sumber air di sekitar lokasi.

 

Selanjutnya pada pukul 11.00 Wita, patroli dilanjutkan di wilayah Desa Matialemba yang dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Kancuu, Aipda I Putu Doni, bersama unsur TNI, Manggala Agni, dan MPA. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan deteksi dini terhadap potensi titik api serta memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan.

 

Selain patroli, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering.

 

Kapolsek Pamona Timur, IPTU Risman, mengatakan bahwa kegiatan patroli terpadu merupakan langkah preventif yang terus dilakukan guna meminimalisir risiko terjadinya Karhutla di wilayah hukum Polsek Pamona Timur.

 

“Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, kami terus bersinergi dengan TNI, Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api untuk melakukan patroli dan pemantauan secara berkala di wilayah yang rawan Karhutla,” ujar IPTU Risman.

 

Menurutnya, patroli tersebut tidak hanya bertujuan untuk memantau kondisi wilayah, tetapi juga sebagai sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dan memahami bahaya yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan maupun lahan.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan. Apabila menemukan tanda-tanda kebakaran atau potensi munculnya titik api, segera laporkan kepada aparat terkait agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.

 

Patroli terpadu berakhir sekitar pukul 13.20 Wita. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif serta tidak ditemukan adanya kejadian kebakaran hutan maupun lahan di wilayah yang menjadi sasaran patroli.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat terhadap ancaman Karhutla semakin meningkat sehingga potensi terjadinya kebakaran dapat dicegah sejak dini.

 

PMBcom.,”

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *