Sangatta – Kegiatan silaturahmi dan halal bihalal yang digelar Naungan Keluarga Banjar Kutai Timur (NKBKT) di Sekretariat NKBKT Jalan Abdul Wahab Syahranie, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, berlangsung penuh kebersamaan dan kekeluargaan, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat dan tokoh daerah, di antaranya Wakil Bupati Kutai Timur Mahyunadi, Ketua NKBKT H. Syahlianoor atau H. Ijing, perwakilan KPC Simbolon, Kanit Binmas Sek Sangatta Safarudin Nor, tokoh agama Guru H. M. Ibrahim, Ketua PPP Uce Prasetyo, tokoh masyarakat serta sekitar 300 undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak 6 ekor sapi dan 4 ekor kambing, dilanjutkan dengan ramah tamah serta doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan mempererat tali silaturahmi antar warga.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan halal bihalal tersebut yang dinilai mampu memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur.
“Momentum silaturahmi dan halal bihalal seperti ini sangat penting untuk mempererat persaudaraan, menjaga persatuan dan meningkatkan kebersamaan antar masyarakat,” ujar AKBP Fauzan.
Kapolres Kutim juga mengajak masyarakat Banjar dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar Banjar di Kutai Timur, untuk terus menjaga kerukunan, saling menghormati serta tidak mudah terpancing isu-isu yang mengandung unsur SARA yang dapat memecah belah persatuan,” tegasnya.
Menurutnya, peran tokoh masyarakat, tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam menjaga suasana damai dan mencegah munculnya potensi konflik sosial di tengah masyarakat.
“Kamtibmas yang kondusif tidak bisa dijaga sendiri oleh kepolisian. Dibutuhkan sinergitas dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat agar Kutai Timur tetap aman, damai dan harmonis,” tambah Kapolres.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Masyarakat yang hadir juga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Kegiatan halal bihalal tersebut diharapkan dapat terus menjadi sarana memperkuat nilai persaudaraan, toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Kutai Timur.
Kabiro Kab Kutim Muhammad Amir.,”








